| JudulPENGARUH PEMBELAJARAN IPA BERBASIS CERITA RAKYAT SULAWESI TENGAH UNTUK LITERASI SAINS SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 26 PALU |
| Nama: KAROLIN TAWASAKO |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Karolin Tawasako, 2025. “ Pengaruh Pembelajaran IPA Berbasis Cerita Rakyat Sulawesi Tengah Untuk Literasi Sains Siswa Kelas Tinggi SD Negeri 26 Palu”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP Universitas Tadulako, Pembimbimg (1) Dr. Rizal S.Ag.,M.Pd (2) Dr. Nurgan Tadeko S.Pd.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi pengaruh pembelajaran IPA berbasis cerita rakyat Sulawesi Tengah terhadap literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas IV sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes literasi sains berbasis konteks cerita rakyat yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi sains siswa setelah penerapan pembelajaran IPA berbasis cerita rakyat. Seluruh siswa mengalami peningkatan skor dari pretest ke posttest dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi kurang dari 0.05, yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan dari perlakuan pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan jika pembelajaran IPA berbasis cerita rakyat Sulawesi Tengah efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa karena mampu mengaitkan konsep sains dengan konteks budaya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan demikian, pendekatan etnosains melalui cerita rakyat layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPA di sekolah dasar. Kata kunci: literasi sains, pembelajaran IPA, cerita rakyat, sekolah dasar |