| JudulPENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS VI SD ALKHAIRAAT TONDO |
| Nama: RENI ATIKA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Reni Atika, 2025. “Penerapan Model PBL (Problem Based Learning) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas VD SD Alkhairaat Tondo” Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Tadulako, Pembimbing (1) Azizah (2) Nuraini Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas VI melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Alkhairaat Tondo tahun ajaran 2025/2026, dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang. Penelitian ini dilaksanakan di SD Alkhairaat Tondo sebagai lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik tes dan non-tes. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa, sedangkan teknik non-tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas tes hasil belajar serta lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis tes hasil belajar siswa, sedangkan analisis data kualitatif digunakan untuk menganalisis hasil observasi aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan dari siklus 1 ke siklus II. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 58?ngan kategori cukup dan belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sebesar 70. Selain itu, aktivitas siswa pada siklus I masih menunjukkan beberapa aspek dengan kategori kurang. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 88?ngan kategori baik dan telah melampaui KKTP. Peningkatan hasil belajar tersebut diikuti dengan peningkatan aktivitas guru dalam menerapkan tahapan model PBL yang berada pada kategori baik dan sangat baik. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan pada seluruh aspek menjadi kategori baik dan sangat baik. Siswa terlihat lebih aktif, mandiri, dan terlibat dalam proses pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas VI SD Alkhairaat Tondo. Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Hasil Belajar, Pembelajaran IPAS |