| JudulSOCIAL RESPONSIBILITY MASYARAKAT DALAM MENGATASI KEGIATAN DESTRUCTIVE FISHING (BOM IKAN) DI DESA KABALUTAN KECAMATAN TALATAKO KABUPATEN TOJO UNA-UNA |
| Nama: RAHMAT J. LABURUNGA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Rahmat J. Laburunga, A32122084, 2026. “Social Responsibility Masyarakat Dalam Mengatasi Kegiatan Destructive Fishing (Bom Ikan) Di Desa Kabalutan Kecamatan Talatako Kabupaten Tojo Una-Una”. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan. Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Tadulako. Pembimbing : Shofia Nurun Alanur S. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji social responsibility masyarakat dalam mengatasi kegiatan destructive fishing (bom ikan) di Desa Kabalutan, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una. Maraknya praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga mencerminkan lemahnya tanggung jawab sosial, kesadaran hukum, serta pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi aparat kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Kabalutan yang berprofesi sebagai nelayan maupun bukan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan destructive fishing masih terjadi akibat faktor ekonomi, mudahnya akses bahan peledak, rendahnya tingkat pendidikan dan kesadaran hukum, serta lemahnya penegakan hukum. Pemahaman social responsibility masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan laut masih bervariasi, berdampak pada minimnya partisipasi sosial dalam pencegahan praktik bom ikan. Hambatan dalam partisipasi sosial masyarakat meliputi faktor internal berupa rendahnya kesadaran dan pengetahuan, serta faktor eksternal berupa lemahnya pengawasan dan budaya permisif terhadap praktik ilegal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan social responsibility masyarakat melalui penguatan kesadaran hukum, partisipasi sosial, serta internalisasi nilai-nilai Pancasila sangat diperlukan guna mencegah dan menanggulangi kegiatan destructive fishing serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Kata Kunci: bom ikan, destructive fishing, masyarakat pesisir, social responsibility. |