Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulIMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS DIGITAL CITIZENSHIP SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU CYBERBULLYING DI SMA NEGERI 1 PARIGI UTARA
Nama: INAYATULLAH ARRAHIMAH PARDIN
Tahun: 2026
Abstrak
Inayatullah Arrahimah Pardin, 2026. “Implementasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Digital Citizenship Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Cyberbullying di SMA Negeri 1 Parigi Utara”. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Pembimbing Taufiq Eka Riandhana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis Digital Citizenship di SMA Negeri 1 Parigi Utara serta mengetahui efektivitas implementasi pembelajaran tersebut dalam upaya pencegahan perilaku Cyberbullying. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Parigi Utara. Subjek penelitian berjumlah 15 orang yang terdiri dari 1 orang guru Pendidikan Pancasila dan 14 orang siswa kelas XI yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan penggunaan media sosial. Penelitian ini menggnakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumenltasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis Digital Citizenship telah dilaksanakan cukup baik dengan mengintegrasikan nilai etika Digital dan tanggung jawab bermedia sosial dalam proses pembelajaran. Guru mengaitkan materi dengan fenomena penggunaan media sosial melalui diskusi dan contoh kasus sehingga pembelajaran menjadi relevan dengan kehidupan siswa. (2) Efektivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis Digital Citizenship dalam mencegah perilaku Cyberbullying tergolong cukup efektif yang ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan preventif. Pada aspek kognitif, siswa menunjukkan pemahaman yang baik mengenai etika dan tanggung jawab digital. Pada aspek afektif, terjadi perubahan sikap menjadi lebih santun dan mampu mengendalikan diri dalam berinteraksi di media sosial. Pada aspek preventif, siswa menjadi lebih berhati-hati dalam berkomunikasi serta mampu menghindari konflik. Efektivitas tersebut belum sepenuhnya optimal karena perilaku Cyberbullying masih ditemukan, sehingga diperlukan penguatan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Cyberbullying, Digital Citizenship, Pencegahan, Pendidikan Pancasila.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178