| JudulANALISIS KESIAPAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM PENERAPAN KEBIJAKAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SMP NEGERI 14 PALU |
| Nama: SASKIA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Saskia, 2026. “Analisis Kesiapan Guru Pendidikan Pancasila dalam Penerapan Kebijakan Pendekatan Deep Learning di SMP Negeri 14 Palu”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Pembimbing : Sukmawati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru Pendidikan Pancasila dalam menerapkan kebijakan pendekatan Deep Learning di SMP Negeri 14 Palu, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, dan meneliti upaya yang dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut secara sistematis dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru Pendidikan Pancasila, kepala sekolah, dan pihak terkait di SMP Negeri 14 Palu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kesiapan guru Pendidikan Pancasila dalam menerapkan pendekatan Deep Learning masih belum optimal, dilihat dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan fasilitas pendukung. Dari aspek pengetahuan, beberapa guru belum sepenuhnya memahami prinsip dan langkah-langkah penerapan Deep Learning. Dari aspek keterampilan, guru masih cenderung menggunakan metode ceramah dan belum optimal dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah. Dari aspek fasilitas dan dukungan, penggunaan teknologi digital masih terbatas dan fasilitas pembelajaran belum sepenuhnya mendukungnya; (2) tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur dan teknologi, rendahnya kompetensi digital guru, dan keterbatasan dalam mengevaluasi pembelajaran berbasis autentik; (3) upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi melalui pelatihan, memaksimalkan penggunaan fasilitas yang tersedia, dan secara bertahap menyesuaikan strategi pembelajaran. Kata Kunci: Deep Learning; Kompetensi Guru; Pendidikan Pancasila |