| JudulMAKNA NILAI TARI LUMINDA SEBAGAI PEMBENTUK CIVIC PARTICIPATION BAGI MASYARAKAT KELURAHAN ULUNAMBO KECAMATAN MENUI KEPULAUAN |
| Nama: RAHMAT HIDAYAT |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Rahmat hidayat, 2026 “Makna Nilai Tari Luminda sebagai Pembentuk Civic Participation bagi Masyarakat Kelurahan Ulunambo Kecamatan Menui Kepulauan”. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing: Hasdin. Penelitian ini mengkaji makna nilai Tari Luminda sebagai pembentuk civic participation bagi masyarakat Kelurahan Ulunambo, Kecamatan Menui Kepulauan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpul melalui observasi, wawancara dengan 9 informan (lurah, tokoh adat, karang taruna, guru, dan masyarakat), serta dokumentasi pada Oktober-Desember 2025, dianalisis dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian nilai material berupa (pakaian adat, dan alat musik gong dan rebana). Pakaian adat menggambarkan identitas masyarakat menui yang tinggal di bagian pesisir laut dengan keindahan yang selalu cerah di setiap saat. alat musik gong dan rebana sebagai simbol pengiring musik dalam tari Luminda yang digunakan secara turun temurun, nilai vital (gerakan tumadeako samba, palampa, losa-losa, mompangifi yang melambangkan mufakat, ikatan keluarga, kerukunan, persatuan), dan nilai kerohanian (syair lagu sebagai tolak bala dan pengingat ibadah) membentuk perilaku komunal, gotong royong, musyawarah, serta partisipasi formal-informal lintas generasi di tengah modernisasi. Kesimpulannya, Tari Luminda memperkuat identitas lokal dan kohesi sosial berkelanjutan, dengan saran integrasi ke kurikulum PPKn berbasis budaya. Kata Kunci : Civic Participation; Nilai Budaya; Tari Luminda |