Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERAN SEKOLAH DALAM PEMBINAAN PERILAKU MORAL SISWA DI SMP NEGERI 2 MORI ATAS KECAMATAN MORI ATAS KABUPATEN MOROWALI UTARA
Nama: ANNA STASYA PATIKU
Tahun: 2026
Abstrak
Anna Stasya Patiku, A32120058, 2025. “Peran Sekolah dalam Pembinaan Perilaku Moral Siswa di SMP Negeri 2 Mori Atas, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako. Pembimbing: Sukmawati. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan peran seklah dalam membina perilaku moral siswa di SMP Negeri 2 Mori Atas, dan (2) untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembentukan moral siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru PPKn, guru bimbingan konseling, dan beberapa wali kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran sekolah dalam pembinaan moral siswa dilakukan melalui tiga aspek utama, yaitu: (1) Moral Knowing, yang dilakukan melalui pemberian pemahaman tentang nilai moral, diskusi kasus, serta integrasi nilai-nilai seperti kedisiplinan, kejujuran, dan rasa hormat dalam pembelajaran; (2) Moral Feeling, yaitu penanaman empati, kepedulian, dan motivasi moral melalui kegiatan sosial, kerja kelompok, refleksi diri, dan pemberian penghargaan atas perilaku positif; (3) Moral Acting, yaitu pembiasaan tindakan moral melalui penegakan tata tertib, keteladanan guru, serta pelibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk membentuk tanggung jawab, sportivitas, dan kemandirian. Faktor pendukung pembinaan moral meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, penerapan tata tertib yang konsisten, dan keteladanan guru. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran siswa, pengaruh teman sebaya, serta dampak negatif media sosial dan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Moral Knowing, Moral Feeling, dan Moral Acting efektif dalam membantu siswa menginternalisasi nilai moral, namun memerlukan dukungan berkelanjutan dari sekolah dan orang tua. Kata kunci: Moral Acting, Moral Feeling, Moral Knowing, pembinaan moral.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

kentangbet https://medwinsoft.com/