Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulIMPLEMENTASI MODEL JIGSAW UNTUK MENINGKATKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS X SMA YPST PORAME
Nama: TRESYA CLAUDIA SAWANE
Tahun: 2026
Abstrak
Tresya Claudia Sawane, 2025. Implementasi Model Jigsaw Untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah Di Kelas X SMA YPST Porame. Skripsi. Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengatahuan Sosial, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing. Dr. Lukman, M.Hum dan Haliadi, SS, M.Hum., Ph.D. Hasil penelitian ini dalam pembelajaran sejarah di sekolah SMA YPST Porame, sering menghadapi permasalahan rendahnya keaktifan peserta didik akibat penggunaan metode pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru, sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pembelajaran sejarah di Kelas X SMA YPST Porame, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi peserta didik dalam diskusi, kurangnya keberanian mengemukakan pendapat, serta minimnya kerja sama antar peserta didik selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Jigsaw serta keaktifan peserta didik dalam pembelajaran sejarah di Kelas X SMA YPST Porame. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 1 orang Guru sejarah dan 6 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Jigsaw mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Peserta didik terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran melalui diskusi kelompok, kerja sama, dan presentasi materi, sehingga meningkatkan keberanian, partisipasi, serta tanggung jawab belajar. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator turut mendukung kelancaran pembelajaran dengan membimbing dan memotivasi peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Jigsaw dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Kata kunci : model pembelajaran Jigsaw, keaktifan peserta didik, pembelajaran sejarah.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178