| JudulPENENTUAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH JERUK PAMELO (citrus Maxima (burm) Merr) YANG BERASAL DARI KABUPATEN PASANGKAYU Dengan METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS |
| Nama: NATASYA PUTRI AMELIA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Natasya Putri Amelia, 2026. “Penentuan kadar vitamin C pada buah jeruk pamelo (citrus maxima (burm) merr) yang berasal dari Kabupaten Pasangkayu dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (1) Baharuddin Hamzah Vitamin C adalah vitamin yang berasal dari heksosa, yang larut dalam air dan mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, alkali, enzim, serta katalis tembaga dan besi. Selain itu, vitamin ini memiliki gugus kromoforik yang sensitif terhadap rangsangan cahaya. Dijelaskan juga bahwa salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kadar vitamin C pada tanaman adalah kematangan buah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar vitamin C pada Jeruk Pamelo (Citrus maxima (burm) merr) berdasarkan tingkat kematangannya. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan menggunakan reagen DNPH 2,4-dinitrophenylhydrazine. Uji kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 520 nm. Hasil uji kualitatif pada penentuan kadar vitamin C menunjukkan bahwa nilai kadar vitamin C pada jeruk matang adalah 14,767%, jeruk setengah matang adalah 17,585%, dan jeruk mentah adalah 12,076%. Kata kunci : Buah pamelo mentah, setengah matang dan matang, reagen DNPH 2,4-dinitrophenylhydrazine, spektrofotometri UV-Vis |