Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAnalisis Kadar Tanin Pada Biskuit Formulasi Labu Siam (Sechium Edule) Dan Kacang Hijau (Vigna Radiata)
Nama: ADRIAN LAWREN LUMY
Tahun: 2022
Abstrak
Adrian Lawren Lumy, 2021. Analisis Kadar Tanin Pada Biskuit Formulasi Labu Siam (Sechium edule) Dan Kacang Hijau (Vigna radiata). Skripsi, Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Palu. Pembimbing Jamaluddin M. Sakung. Tanin merupakan senyawa aktif metabolit sekunder yang diketahui memiliki beberapa khasiat yaitu sebagai astringen, anti diare, anti bakteri dan antioksidan, labu siam dan kacang hijau merupakan bahan alami yang mengandung tanin, sehingga perlu disajikan dalam bentuk biskuit. Kadar tanin pada tepung dan biskuit berdasarkan labu siam dan kacang hijau dapat dianalisis secara spektrofotometri, hasil analisis menunjukkan bahwa kadar tanin pada labu siam, tepung dan biskuit berdasarkan labu siam adalah (1,143±0,043)%, (4,308±0,022 )%, dan (1,922±0,036)%, sedangkan kadar tanin dalam kacang hijau, tepung dan biskuit berdasarkan kacang hijau (4,464±0,050)%, (3,250±0,036)%, dan (3,893±0,022)?n diperoleh kadar tanin dalam formulasi (1:1) tepung labu siam dan kacang hijau (3,436±0,050). Peningkatan kadar tanin pada biskuit formulasi (1:1) bersumber dari tepung kacang hijau karena kadar tanin pada kacang hijau lebih tinggi dibandingkan labu siam. Kata Kunci : Biskuit, labu siam, kacang hijau, tanin

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up