JudulANALISIS KADAR KALSIUM OKSIDA (CaO) PADA BATU KARANG DARI DAERAH PESISIR PANTAI DESA BAYANG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA |
Nama: ANNISA DIAN ISLAMIYATI |
Tahun: 2020 |
Abstrak Annisa Dian Islamiyati, 2020. Analisis Kadar CaO pada Batu Karang dari Daerah Pesisir pantai desa Bayang kecamatan Dampelas kabupaten Donggala. Skripsi, Program Studi Pendidikan Kimia. Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Palu. Pembimbing: Paulus Hengky Abram. Batu karang tergolong jenis batu gamping jenis koral atau batu gamping terumbu. Batuan ini memiliki kadar kalsium tinggi dan tergolong pada batuan dengan kemurnian yang tinggi. Kalsium yang terkandung pada batu gamping terdapat dalam bentuk kalsit (CaCO3) yaitu lebih dari 90%. Kalsit atau CaCO3 dapat dimanfaatkan pada bidang industri yaitu di olah menjadi katalis dan dijadikan sebagai bahan campuran semen portland agar memiliki nilai ekonomis yang tinggi, dengan cara mengubah CaCO3 menjadi CaO melalui proses kalsinasi.Untuk mengetahui kadar CaO yang terdapat pada batu karang perlu dilakukan metode analisis kualitatif dan kuantitatif menggunakan XRF (X-Ray Fluorescence). sampel batu karang yang digunakan pada penelitian ini berasal dari daerah pesisir pantai desa Bayang kecamatan Dampelas yang terdiri dari 2 sampel yaitu batu karang pantai (sampel A) dan batu karang gunung (sampel B). Hasil XRF menunjukkan terdapat senyawa CaO pada setiap sampel batu karang. Pada batu karang pantai kadar CaO 94,51% sebelum kalsinasi dan 96,77% setelah kalsinasi. Pada batu karang gunung sebesar 92,08% sebelum kalsinasi dan 92,11% setelah kalsinasi. Kata Kunci: Batu karang, kalsinasi, kalsium oksida (CaO), XRF (X-Ray Fluorescence) |