Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA AL-AZHAR MANDIRI PALU
Nama: SUMIRNA
Tahun: 2022
Abstrak
Sumirna, 2021. “ Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Fluida Statis Di SMA Al-Azhar Mandiri Palu”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Program Strata Satu Universitas Tadulako. Pembimbing : Dr. Darsikin, M. Si. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keterampilan berpikir kritis siswa SMA Al-Azhar Mandiri Palu pada materi fluida statis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XIB tahun ajaran 2020/2021 yang diikuti 28 siswa. Tes terdiri dari 8 soal yang masing-masing indikator menurut Rahmawati (2016). Selanjutnya dilakukan wawancara kepada 6 responden yang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa tergolong kritis dengan presentase 43,97%. Hasil yang diperoleh untuk masing-masing indikator yaitu indikator memfokuskan pertanyaan 35,71?rada pada kategori kurang kritis, indikator bertanya dan menjawab pertanyaan yang membutuhkan penjelasan 51,79?rada pada kategori kritis, indikator mengobservasi dan mempertimbangkan hasil 56,25?rada pada kategori kritis, indikator melakukan deduksi dan menilai hasil deduksi 39,29?rada pada kategori kurang kritis, indikator melakukan induksi 45,54?rada pada kategoi kritis, indikator mendefinisikan istilah dan mempertimbangkan definisi menggunakan kriteria yang tepat 38,39?rada pada kategori kurang kritis, indikator mengidentifikasi asumsi 47,32?rada pada kategori kritis, dan indikator berintegrasi dengan yang lain 37,50?rada pada kategori kurang kritis. Hasil wawancara menjukkan beberapa faktor penyebab kurangnya keterampilan berpikir kritis siswa yaitu siswa cenderung memberikan informasi terkait masalah yang diberikan dengan menjawab berdasarkan apa yang terlintas dipikiran mereka tanpa didasari dengan pengetahuan dasar, kurangnya pengetahuan siswa dalam menghubungkan konsep dalam menyelesaikan soal. Selain itu, kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep maupun persamaan, serta ketidaktelitian menjadi penyebab kurangnya keterampilan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : Berpikir Kritis, Fluida Statis

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up