| JudulANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII SMPN 12 PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PECAHAN BERDASARKAN NEWMAN'S ERROR ANALYSIS (NEA) |
| Nama: NURLATIFA KHAIRANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Nulatifa Khairani, 2025. “Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII SMPN 12 Palu dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pecahan Berdasarkan Newman’s Error Analysis (NEA)”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Tadulako. Pembimbing Drs. Muh Hasbi, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi mengenai kesalahankesalahan dan penyebab kesalahan siswa kelas VII SMPN 12 Palu dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan berdasarkan Newman’s Error Analysis (NEA). Subjek penelitian adalah 2 orang siswa kelas VII B yaitu MF dan WW yang dipilih berdasarkan 4 kriteria pemilihan subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian subjek MF melakukan kesalahan (1) Kesalahan membaca, salah membaca simbol dan tidak membaca informasi penting, disebabkan oleh kurangnya ketelitian dan pengetahuan pada konsep dasar materi pecahan; (2) Kesalahan memahami, tidak mengetahui informasi yang diketahui dan ditanyakan oleh soal, disebabkan karena tidak memahami arti keseluruhan dari soal; (3) Kesalahan keterampilan proses, keliru dalam melakukan proses penyelesaian pada langkah-langkah penyelesaian soal, hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan pada konsep materi pecahan dan kurangnya keseriusan dalam mengikuti pelajaran; (4) Kesalahan jawaban akhir, kurang tepat dalam menuliskan jawaban dan tidak menuliskan kesimpulan, disebabkan kesalahan pada proses sebelumnya serta tidak menuliskan kesimpulan. Hasil penelitian subjek WW melakukan kesalahan (1) Kesalahan membaca, tidak membaca informasi penting yang ada pada soal, disebabkan kurangnya ketelitian saat membaca soal; (2) Kesalahan keterampilan soal, keliru dalam melakukan proses penyelesaian pada langkah-langkah penyelesaian soal serta tidak dapat melanjutkan proses selanjutnya, disebabkan kurangnya pemahaman pada konsep materi pecahan, berhenti di tengah perhitungan serta kurangnya ketelitian; (3) Kesalahan jawaban akhir, kurang tepat dalam menuliskan jawaban dan tidak menuliskan kesimpulan, disebabkan kesalahan pada proses sebelumnya serta tidak menuliskan kesimpulan. |