Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 20 PALU PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)
Nama: DIDIN P PAHUDE
Tahun: 2022
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kemampuan pemahaman konsep yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 orang yaitu siswa ST dan siswa SR. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel dalam indikator pemahaman konsep adalah 1) Pada siswa berkemampuan tinggi menyatakan ulang sebuah konsep, siswa sudah dapat menyatakan ulang sebuah konsep dengan baik. 2) Pada siswa berkemampuan tinggi memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, yakni siswa dapat membedakan mana contoh dan bukan contoh suatu konsep. 3) Pada siswa berkemampuan tinggi menyajikan konsep ke dalam bentuk representasi matematika, yakni siswa dapat membuat pemodelan matematika. 4) Pada siswa berkemampuan tinggi mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, yakni siswa sudah dapat mengetahui syarat dari sistem persamaan linear dua variabel yaitu syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep. 5) pada siswa berkemampuan tinggi menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu dan mengamplikasikan konsep yakni siswa mengetahui apa saja yang diketahui dengan lengkap,mampu menjelaskan diketahui dengan menggunakan kalimat sendiri, dan mampu memahami apa yang ditanyakan sesuai dengan permintaan soal. 1) Pada siswa berkemampuan rendah menyatakan ulang sebuah konsep, siswa sudah dapat menyatakan ulang sebuah konsep. 2) Pada siswa berkemampuan rendah memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, yakni siswa belum dapat membedakan mana contoh dan bukan contoh suatu konsep. 3) Pada siswa berkemampuan rendah menyajikan konsep ke dalam bentuk representasi matematika, yakni siswa dapat membuat pemodelan matematika. 4) Pada siswa berkemampuan rendah mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, yakni siswa sudah belum dapat mengetahui syarat dari sistem persamaan linear dua variabel syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep. 5) pada siswa berkemampuan rendah menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu dan mengamplikasikan konsep yakni siswa mengetahui apa saja yang diketahui dengan lengkap, belum mampu menjelaskan diketahui dengan menggunakan kalimat sendiri, dan mampu memahami apa yang ditanyakan sesuai dengan permintaan soal.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up