Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPROFIL BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DI KELAS VIII C SMPN 7 PALU
Nama: DELIMA ISMAIL
Tahun: 2022
Abstrak
Delima ismail, 2022. Profil perpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika di kelas VIII C SMPN 7 Palu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing Dr. Sutji Rochaminah, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika di kelas VIII C SMPN 7 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang siswa kelas VIII C yang terdiri dari satu orang siswa berkemampuan tinggi (AIA), satu orang siswa berkemampuan sedang (PA) dan satu orang siswa berkemampuan rendah (GAW). Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berpikir kreatif dengan tingkat kemampuan siswa berdasarkan indikator berpikir kreatif yakni kelancaran (fluency), keaslian (orisinality), terperinci/pernguraian (elaboration). (1) Subjek berkemampuan tinggi (AIA) memenuhi ke tiga indikator berpikir kreatif, dalam hal ini kelancaran, dimana subujek berkemampuan tinggi (AIA) dapat memberikan lebih dari satu jawaban yang berbeda dengan hasil yang sama, jawaban yang pertama subjek AIA mengubah soal menjadi dua persamaan dan langsung mengerjakannya dengan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) dan untuk jawaban yang kedua subjek AIA langsung menggunakan rumus dari keliling persegi panjang, keaslian dalam memecahkan masalah dimana subjek AIA dapat menggunakan cara yang berbeda dengan subjek yang lain dalam mengeliminasi nilai y untuk mendapatkan nilai x pada jawaban yang pertama serta keterperincian dalam menjelaskan langkah-langkah penyelesaian masalah. (2) Berpikir kreatif subjek berkemampuan sedang (PA) memenuhi satu indikator keterperincian. Hal ini dibuktikan, Dimana subjek PA mengerjakan soal dengan satu jawaban dan subjek PA menjelaskan langkah-langkah penyelesaian soal SPLDV. Selanjutnya subjek PA mencari mencari nilai x dan y dan mengubahnya menjadi dua persamaan kemudian subjek PA menyelesaikan soal materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) menggunakan metode subtitusi dan eliminasi. (3) Berpikir kreatif subjek berkemampuan rendah (GAW) memenuhi satu indikator berpikir kreatif, dalam hal ini keterperincian dalam menjelaskan langkah-langkah penyelesaian masalah, subjek GAW juga mengerjakan soal dengan satu jawaban, selanjutnya subjek GAW langsung menggunakan rumus dari keliling persegi panjang. Kata Kunci: Profil, Berpikir Kreatif, Tingkat Kemampuan Matematika

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up