Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPROFIL PEMECAHAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI IPA 7 SMAN 1 Palu)
Nama: SATRIAN SAMBOLANGI
Tahun: 2019
Abstrak
ABSTRAK Satrian Sambolangi, 2019. Profil Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Ditinjau dari Gaya Kognitif (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI IPA 7 SMAN 1 Palu). Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Abd. Hamid dan Pembimbing (II) I Nyoman Murdiana. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh profil pemecahan masalah siswa FI dan FD dalam menyelesaikan masalah system persamaan linier tiga variabel. Subjek penelitian ini yaitu dua orang siswa kelas XI IPA 7 SMAN 1 Palu yang terdiri dari satu orang siswa bergaya kognitif FI dan satu orang siswa bergaya kognitif FD. Pemilihan subjek dalam penelitian ini diklasifikasikan berdasarkan hasil tes gaya kognitif di kelas XI IPA 7 SMAN 1 Palu. Tes pengklasifikasian gaya kognitif yang digunakan adalah Group Embedded Figure Test (GEFT) yang dikembangkan oleh Witkin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemecahan masalah siswa dengan gaya kognitif : (1) FI : (a) memahami masalah, pada tahap ini siswa mampu mengidentifikasi apa yang dimaksud pada soal dengan cara menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, (b) membuat rencana pemecahan masalah, pada tahap ini siswa mengubah hal-hal yang diketahui dari masalah kedalam kalimat matematika, kemudian berencana menyelesaikannya menggunakan metode eliminasi dan substitusi, (c) melaksanakan rencana, pada tahap ini siswa melaksanakan rencana pemecahan masalah secara terstruktur, sesuai dengan rencana yang ia buat, penuh ketelitian dan mampu menerapkan pengetahuan yang ia miliki dengan sangat baik dalam menyelesikan masalah sehingga dapat menyelesaikan masalah dengan tepat, (d) memeriksa kembali jawaban, pada tahap ini siswa melakukan pemeriksaan kembali dengan cara membaca kembali soal dan memperhatikan jawaban tiap-tiap langkahnya. (2) FD : (a) memahami masalah, pada tahap ini siswa kurang memahami dengan betul makna soal meskipun mampu menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal, (b) membuat rencana pemecahan masalah, pada tahap ini siswa menggunakan secara langsung kalimat pada soal tanpa mengubahnya kedalam bentuk kalimat matematika, kemudian berencana menyelesaikannya menggunakan metode substitusi, (c) melaksanakan rencana, pada tahap ini siswa melaksanakan rencana pemecahan masalah sesuai dengan rencana yang telah ia buat yaitu menggunakan metode substitusi hanya saja siswa FD tidak memahami dengan benar metode substitusi sehingga ia tidak mampu menyelesaikan masalah dengan tepat, (d) memeriksa kembali jawaban, pada tahap ini siswa tidak melakukan pemeriksaan kembali jawaban. Kata Kunci: Profil, Pemecahan Masalah, Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel, Gaya Kognitif, FI, FD.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up