Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HUBUNGAN GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII C SMP NEGERI 16 PALU
Nama: MOH. RISKI A.
Tahun: 2019
Abstrak
Moh. Riski A. 2019. Penerapan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hubungan Garis dan Sudut di Kelas VII C SMP Negeri 16 Palu. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Muh. Hasbi, (II) Marinus B.Tandiayuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan metode penemuan terbimbingyang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan garis dan sudut di kelas VII C SMP Negeri 16 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakann Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 16 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019. Jumlah subjek penelitian ini adalah 33 siswa dan terpilih 3 siswa sebagai informan. Pada penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh bahwa dari hasil observasi guru dan siswa pada siklus I pada kategori baik dengan persentase aktivitas guru 82,11?n aktivitas siswa 81,25% sedangkan hasil observasi guru dan siswa pada siklus II pada kategori sangat baik dengan persentase aktivitas guru 89,47?n aktivitas siswa 91,25% sehingga hasil belajar siswa Kelas VII C SMP Negeri 16 Palu mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan garis dan sudut di kelas VII C SMP Negeri 16 Palu melalui langkah-langkah sebagai berikut : (1) perumusan masalah, guru memberikan informasi pokok-pokok materi dan memberikan LKS kepada siswa;(2) pemrosesan data dan penyusunan konjektur, siswa mengamati, menalar dan mencoba mengerjakan LKS secara berkelompok serta menyusun konjektur dari LKS yang dikerjakan; (3) pemeriksaan konjektur, guru memeriksa hasil konjektur siswa dan memberikan kesempatan terhadap siswa untuk menyusun kembali konjektur yang benar;(4) verbalisasi konjektur, siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas; dan (5) umpan balik, guru memberikan soal latihan kepada siswa. Kata kunci: metode penemuan terbimbing,hasil belajar, hubungan garis dan sudut.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up