Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulEFEKTIVITAS EKSTRAK RIMPANG KECOMBRANG (Etlingera Elatior) TERHADAP MORTALITAS NYAMUK DEWASA Aedes Aegypti DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
Nama: Nurhidayah
Tahun: 2019
Abstrak
NURHIDAYAH,2019. Efektivitas ekstrak rimpang kecombrang (etlingera elatior) terhadap mortalitas nyamuk dewasa (Aedes aegypti) dan implementasinya sebagai media pembelajaran. Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Palu. Pembimbing : Astija. Tumbuhan kecombrang merupakan familia Zingiberaceae yang memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid dan saponin, kedua metabolit ini diduga memiliki efek sebagai insektisida. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat efektivitas ekstrak rimpang kecombrang etlingera elatior terhadap mortalitas nyamuk dewasa A.aegypti dan implementasinya sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan sebanyak 4 kali pengulangan, yaitu pada konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40?n baygon cair sebagai kontrol positif. Pengamatan dilakukan selama 2 jam dengan selang waktu selama 20 menit yang dimulai dari menit ke-20 sampai menit ke-120. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada menit ke-20 pada konsentrasi 40% sudah memiliki efek yang sama dengan kontrol positif, sedangkan pada menit ke-40 dan menit ke-60 konsentrasi 40% tidak memiliki efek yang sama dengan kontrol positif baygon cair tetapi efeknya sama dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 30%. Akan tetapi pada menit ke 80 sampai menit ke 100, menunjukkan bahwa pada konsentrasi 40% memiliki efek yang sama dengan kontrol. Bahkan bukan hanya pada konsentrasi 40% saja, tetapi pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30% sudah mampu membunuh nyamuk yang sama efeknya dengan kontrol. Sementara itu berbeda dengan menit ke 120 menunjukkan data yang berbeda signifikan karena pada kontrol positif pada menit ke 120 semua nyamuk telah mati. Hal ini menunjukan bahwa konsentrasi 40% merupakan konsentrasi yang paling efektif terhadap mortalitas nyamuk, dikarenakan pada menit ke-20 sudah mampu membunuh nyamuk yang sama efektifitasnya dengan kontrol baygon cair. Selanjutnya berdasarkan uji validasi yang diujikan pada dosen dan mahasiswa, hasil penelitian ini sangat layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berupa poster dengan presentase rata-rata 87,12%. Kata kunci: Etlingera elatior ; Mortalitas ; Aedes aegypti ; Media pembeljaran

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up