| JudulPENGARUH EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT dan LEUKOSIT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) serta PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN |
| Nama: LINDA |
| Tahun: 2013 |
| Abstrak Jumlah eritrosit dan leukosit merupakan dua parameter yang sangat penting untuk menilai kesehatan, dimana bila dilihat dari kedua fungsinya masing-masing sangat penting bagi tubuh. Eritrosit berfungsi untuk mengangkut O2 keseluruh tubuh dan leukosit berfungsi untuk menjaga pertahanan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh ekstrak biji pala (Myristica fragrans) terhadap jumlah eritrosit dan leukosit, dan menentukan konsentrasi yang terbaik dalam mempertahankan jumlah eritrosit dan leukosit, serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Laboratorium Farmasi Fakultas MIPA Universitas Tadulako dan Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan K1 merupakan kelompok kontrol yang tidak diberi ekstrak, perlakuan K2, K3, masing-masing 1%, 2% diberi ekstrak biji pala sebanyak 1 ml/hari, perlakuan K4, K5, K6, masing-masing 4%, 8%, 16% diberi ekstrak biji pala sebanyak 0,5 ml/hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ANAVA yang diolah dengan software Statistik 27 dan apabila F.hitung > F.tabel maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji pala (Myristica fragrans) dengan 5 konsentrasi berbeda tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah eritrosit dan leukosit pada tikus putih (Rattus norvegicus) jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak biji pala (Myristica fragrans) tidak memberikan efek dalam meningkatkan jumlah darah, khususnya eritrosit dan leukosit. |