| JudulKARAKTERISTIK REPRESENTASI DOMINAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BARISAN KONVERGEN |
| Nama: NURSUPIAMIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Nursupiamin, A20323007. Karakteristik Representasi Dominan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Barisan Konvergen, Promotor Prof. Dr. I Wayan Sudarsana, M.Si., Ko-Promotor Dr. Sutji Rochaminah, M.Si. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik Representasi Matematis Dominan (Dominant Mathematical Representation/DMR) mahasiswa dalam menyelesaikan soal barisan konvergen pada pembelajaran Analisis Real. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksploratori berurutan yang didominasi oleh analisis kualitatif. Tahap kuantitatif melibatkan 19 mahasiswa untuk mengidentifikasi tipe representasi matematis dominan (verbal, visual, dan simbolik) melalui pendekatan AHP–TOPSIS yang dilengkapi dengan uji sensitivitas untuk menilai kestabilan keputusan klasifikasi berdasarkan kriteria nilai preferensi ???? ? 0.75 dan kestabilan peringkat ???? ? 0.50. Tahap kualitatif dilakukan pada subjek terpilih untuk menggali pengalaman kognitif–afektif serta pola transisi dan koordinasi antarrepresentasi selama proses pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 19 subjek awal teridentifikasi tujuh subjek dengan DMR stabil, terdiri atas lima dominansi simbolik, satu visual, dan satu verbal. Setiap tipe DMR menunjukkan karakteristik pengalaman kognitif– afektif yang berbeda dalam membangun pemahaman dan menyusun justifikasi formal. Pola transisi dan koordinasi antarrepresentasi yang teridentifikasi meliputi pola stagnan, linier, dan komplementer, tanpa ditemukannya pola siklik maupun kompleks, yang menunjukkan keterbatasan fleksibilitas representasional mahasiswa dalam konteks Analisis Real. Integrasi temuan kuantitatif dan kualitatif menghasilkan model Integrative Developmental Emergent–Dominant Mathematical Representation (IDE–DMR) yang menjelaskan bahwa pembentukan dominansi representasi berlangsung melalui tahapan formation, transformation, dan stabilization. Temuan ini memberikan implikasi teoretik dan pedagogik bahwa pengembangan fleksibilitas representasional melalui koordinasi berbagai bentuk representasi perlu menjadi bagian integral dalam pembelajaran matematika tingkat lanjut. Kata kunci: Representasi Matematis Dominan; Barisan Konvergen; AHP– TOPSIS; Pengalaman Kognitif–Afektif; Transisi Representasional; IDE–DMR. |