| JudulPENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SDN 1 SINDUE TOBATA |
| Nama: IMHAR AR. NAILU |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Imhar AR. Nailu, 2025. “Pengembangan Bahan Ajar IPAS Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SDN 1 Sindue Tobata”. Tesis. Program Studi Pendidikan Sains Program Magister, Pascasarjana Universitas Tadulako. Pembimbing Utama: I Nengah Kundera, Pembimbing Anggota: Abd. Hakim Laenggeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta efektivitasnya terhadap Keterampilan Proses Sains (KPS) dan Kemampuan Berpikir Kritis siswa kelas V SDN 1 Sindue Tobata. Penelitian ini merupakan studi Research and Development (R&D) yang mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Bahan ajar yang dikembangkan mengintegrasikan filosofi kearifan lokal suku Kaili "Ane mamate rai nembali, pakadoli gau nemo mabali" yang bermakna menjaga hubungan harmonis dengan sesama makhluk hidup ke dalam materi Harmoni dalam Ekosistem. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V SDN 1 Sindue Tobata. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta instrumen tes keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan Effect Size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kelayakan produk bahan ajar IPAS sangat tinggi dengan persentase validasi 91,94%. Kepraktisan produk bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal sangat baik berdasarkan observasi aktivitas guru (96,67%) dan siswa (92,22%). Analisis efektivitas produk bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal terhadap Keterampilan Proses dinilai dari effect size cohen’s d diperoleh sebesar 2,290 , dan kemampuan berpikir kritis siswa dinilai dari effect size cohen’s d diperoleh sebesar 1,581, dengan interpretasi keduanya memiliki efek sangat besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis siswa SDN 1 Sindue Tobata, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembelajaran kontekstual yang bermakna melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal. Kata Kunci: bahan ajar IPAS, kearifan lokal, keterampilan proses sains, kemampuan berpikir kritis, model ADDIE ? |