JudulPENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN KOLABORASI PESERTA DIDIK |
Nama: WAHYU PRASETYA PRATAMA |
Tahun: 2025 |
Abstrak Wahyu Prasetya Pratama, 2025. Pengembangan E-Modul Berbasis Model Experiential Learning dengan Pendekatan Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik. Tesis, Palu: Program Studi Pendidikan Sains Program Magister, Pascasarjana, Universitas Tadulako. Pembimbing Utama: I Komang Werdhiana. Pembimbing Anggota: Haeruddin. Pengembangan e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar setiap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan tingkat kelayakan e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi untuk meningkatkan pemahaman konsep pemanasan global dan keterampilan kolaborasi peserta didik; (2) Menguji keefektifan e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi untuk meningkatkan pemahaman konsep pemanasan global dan keterampilan kolaborasi peserta didik; (3) Mengidentifikasi kepraktisan e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi untuk meningkatkan pemahaman konsep pemanasan global dan keterampilan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan prosedur pengembangan 4D, yaitu Define, Design, Develop, Disseminate. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 5 Palu. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes. Instrumen tes berupa tes pemahaman konsep dan instrumen non-tes berupa wawancara, lembar observasi penelitian pendahuluan, angket keterbacaan dan kepraktisan e-modul dan lembar observasi serta angket keterampilan kolaborasi peserta didik. Hasil validasi instrumen oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan instrumen tersebut layak digunakan dalam penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi yang dihasilkan memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan validasi dari dosen ahli media dan ahli materi dengan kategori layak dan validasi dari guru ahli media dan ahli materi dengan kategori sangat layak; (2) e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi yang dihasilkan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dengan effect size sebesar 1,3 atau kategori besar tetapi tidak efektif untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dengan effect size sebesar 0,4 atau kategori kecil; (3) e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi yang dihasilkan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: e-modul, experiential learning, pendekatan berdiferensiasi pemahaman konsep, keterampilan kolaborasi, pemanasan global: konsep dan solusi. |