Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulMengintegrasikan Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Tujuh SMP Kristen BK Palu
Nama: WILLDA ANGELICA LATUASAN
Tahun: 2026
Abstrak
Willda 2026. “Mengintegrasi Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Tujuh SMP Kristen BK Palu”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing: (1) Abd. Kamaruddin (2) Maf’ulah. Penelitian ini mengkaji efektivitas Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas tujuh di SMP Kristen BK Palu. Penelitian ini berfokus pada hambatan umum yang dialami oleh pembelajar EFL (English as a Foreign Language) di Indonesia, khususnya dalam hal kelancaran (fluency), keakuratan (accuracy), dan pemahaman (comprehensibility) dalam komunikasi lisan. Penelitian ini menerapkan metode kuasi-eksperimental dengan desain non-equivalent control group pre-test–post-test. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas tujuh tahun ajaran 2025/2026, dengan dua kelas yang ada dipilih sebagai sampel: Kelas 7A sebagai kelompok eksperimen dan Kelas 7B sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diajar menggunakan pendekatan PBL, sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Data dikumpulkan melalui tes berbicara yang dilakukan sebelum dan sesudah periode perlakuan (treatment). Kinerja siswa dinilai menggunakan rubrik analitik yang mengukur kelancaran, keakuratan, dan pemahaman. Temuan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor berbicara kelompok eksperimen, yang meningkat dari rata-rata 4,50 pada pre-test menjadi 10,60 pada post-test. Sementara itu, kelompok kontrol tidak menunjukkan kemajuan yang berarti, dengan perolehan skor rata-rata tetap di angka 4,65. Hasil uji-t sampel independen menghasilkan nilai hitung sebesar 14,55, yang melebihi nilai kritis 2,005 pada tingkat signifikansi 0,05 (df = 54). Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok, yang mengonfirmasi dampak positif dari PBL. Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa PBL mendorong pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif, meningkatkan keterlibatan aktif, serta membangun rasa percaya diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris. Kata Kunci: Problem-Based Learning; Kemampuan Berbicara; Siswa Sekolah Menengah Pertama.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178