| JudulIdentifikasi Bentuk-Bentuk Kesalahan Dalam Penggunaan Konjungsi Korelatif Oleh Mahasiswa EFL Di Universitas Tadulako |
| Nama: SYAHBANA ANDINI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Syahbana Andini (2026). "Identifikasi Bentuk-Bentuk Kesalahan dalam Penggunaan Konjungsi Korelatif oleh Mahasiswa EFL di Universitas Tadulako". Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Dibimbing oleh Dr. Nur Sehang Thamrin, S.Pd., M.Ed and Afrillia Anggreni, S.Pd.I., M.Pd. Correlative conjunction merupakan salah satu unsur tata bahasa yang penting dalam bahasa Inggris karena digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, maupun unsur-unsur kalimat yang setara dengan tetap mempertahankan struktur paralel. Penggunaan correlative conjunction yang tepat dapat membantu menciptakan kalimat yang gramatikal dan koheren dalam penulisan akademik. Namun, banyak mahasiswa English as a Foreign Language (EFL) masih mengalami kesulitan dalam menggunakan correlative conjunction secara tepat sehingga menimbulkan berbagai kesalahan gramatikal yang dapat memengaruhi kejelasan tulisan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis area kesalahan dalam penggunaan correlative conjunction yang dilakukan oleh mahasiswa EFL di Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari 17 tugas menulis mahasiswa semester tiga Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Tadulako. Data dianalisis menggunakan Surface Strategy Taxonomy yang dikemukakan oleh Dulay, Burt, dan Krashen (1982), yang mengklasifikasikan kesalahan ke dalam empat kategori, yaitu omission, addition, misformation, dan misordering. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan kesalahan yang ditemukan dalam tulisan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 kesalahan dalam penggunaan correlative conjunction. Keempat VIII kategori kesalahan ditemukan dalam data penelitian. Misordering merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, yang menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun unsur-unsur kalimat dan mempertahankan struktur paralel. Kesalahan misformation menunjukkan bahwa mahasiswa sering menggunakan bentuk gramatikal yang tidak tepat, sedangkan omission terjadi ketika unsur yang seharusnya ada dalam struktur kalimat tidak dituliskan. Sementara itu, addition terjadi karena adanya penambahan unsur yang tidak diperlukan dalam kalimat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan mahasiswa dipengaruhi oleh faktor interlingual dan intralingual, terutama pengaruh bahasa pertama serta kurangnya penguasaan terhadap kaidah tata bahasa Inggris. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa EFL masih mengalami kesulitan dalam menggunakan correlative conjunction secara akurat sehingga diperlukan pembelajaran tata bahasa dan latihan menulis yang lebih intensif untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan correlative conjunction dalam penulisan akademik. Kata Kunci: Correlative Conjunction, Analisis Kesalahan, Surface Strategy Taxonomy, Penulisan Akademik, Mahasiswa EFL. |