| JudulBAHASA FIGURATIF DALAM NOVEL TIDAK ADA ODE BAGI LAUTAN KARYA ADIA PUJA SEBAGAI SARANA KRITIK SOSIAL (KAJIAN STILISTIKA) |
| Nama: NIRWANA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Nirwana 2026, Bahasa Figuratif dalam Novel Tidak Ada Ode Bagi Lautan Karya Adia Puja Sebagai Sarana Kritik Sosial (Kajian Stilistika). Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Pascasarjana, Universitas Tadulako. Pembimbing Syamsuddin (1) Juniati (2) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan bahasa figuratif dalam novel Tidak Ada Ode Bagi Lautan karya Adia Puja sebagai sarana penyampaian kritik sosial melalui kajian stilistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahasa figuratif yang terdapat dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi atau kajian kepustakaan (library research). Sementara itu, teknik analisis data menggunakan model analisis mengalir (Flow Analysis Model) yang meliputi tiga tahapan utama yang berlangsung secara simultan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Tidak Ada Ode Bagi Lautan memuat beragam bentuk bahasa figuratif. Jenis-jenis bahasa figuratif yang ditemukan meliputi simile, metafora, personifikasi, hiperbola, ironi, sinisme, sarkasme, antitesis, repetisi, enumerasi, dan sinekdoke. Penggunaan bahasa figuratif tersebut berfungsi sebagai sarana pengarang dalam menyampaikan kritik sosial dalam karya sastra terhadap berbagai fenomena masyarakat yang mencakup aspek politik, sosial, ekonomi, penindasan dan ketidakadilan, serta lingkungan dan eksploitasi alam. Dengan demikian, bahasa figuratif dalam novel ini tidak hanya memberikan nilai estetis pada karya sastra, tetapi juga berperan penting sebagai media penyampaian kritik sosial yang reflektif terhadap realitas kehidupan. Kata Kunci: Bahasa Figuratif; Stilistika; Sastra; Novel; Kritik Sosial. |