Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulBahasa Simbol Dalam Prosesi Pernikahan Adat Suku Mori Tongku Ulu’Uwoi Di Desa Po’ona Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara: Kajian Etnolinguistik
Nama: HELISTIN KONGAH
Tahun: 2026
Abstrak
Saat ini, generasi muda mulai kurang mengenal makna simbol adat karena dominasi bahasa Indonesia dan berkurangnya keterlibatan mereka dalam prosesi adat. Jika tidak terdokumentasi, bahasa simbol yang menjadi warisan budaya berpotensi hilang. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi salah satu bentuk upaya pelestarian budaya sekaligus memberi kontribusi pada pengembangan kajian linguistik budaya di Indonesia, khususnya dalam konteks Sulawesi Tengah dan masyarakat suku Mori Tongku Ulu’Uwoi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa prosesi pernikahan adat tersebut merupakan upacara yang kaya akan nilai budaya dan simbolisme. Prosesi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengesahan ikatan pernikahan antara dua individu, tetapi juga menjadi media penguatan hubungan antarkeluarga dan solidaritas komunitas. Setiap tahapan dilaksanakan secara terstruktur dan sarat makna, mencerminkan komitmen sosial serta harapan akan kehidupan rumah tangga yang harmonis. Bahasa simbol yang digunakan dalam prosesi pernikahan adat meliputi ungkapan verbal, simbol benda, gerak dan tindakan ritual, simbol warna, serta musik dan lagu adat. Ungkapan verbal menyiratkan doa dan harapan kebahagiaan, sementara simbol benda seperti kain sarung, pakaian satu set, dan uang logam merepresentasikan tanggung jawab dan penghormatan. Gerak dan tindakan ritual, doa bersama, serta penyerahan seserahan menegaskan komitmen, kesucian, dan penghormatan terhadap leluhur. Keseluruhan unsur ini membentuk sistem komunikasi adat yang kaya makna dan menjadi identitas khas masyarakat Mori Tongku Ulu’uwoi.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up