| JudulDEIKSIS DALAM BAHASA LAUJE: PERSPEKTIF SOSIOPRAGMATIK |
| Nama: NIZRAWATI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Nizrawati, 2025. Deiksis dalam Bahasa Lauje: Perspektif Sosiopragmatik. Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Tadulako. Pembimbing (1) Gusti Ketut Alit Suputra, (2) Ulinsa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk, fungsi, dan makna deiksis dalam bahasa Lauje di Desa Ogoansam, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna deiksis dalam bahasa Lauje. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tuturan masyarakat penutur asli bahasa Lauje di Desa Ogoansam yang diperoleh melalui metode simak dan wawancara, serta teknik rekam dan catat. Selanjutnya teknis analisis data terdiri dari (a) kondensasi data, (b) penyajian data, dan (c) penarikan/verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis deiksis dalam bahasa Lauje, yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Terdapat 30 bentuk deiksis, 5 fungsi utama yaitu sebagai penanda subjek, objek, dan inklusi; penanda lokasi atau jarak; acuan temporal (masa lalu, masa kini, masa depan); unsur kohesi dalam wacana (anafora dan katafora); serta penanda status sosial dan kesantunan dan 5 makna deiksis yang meliputi persona yang menunjukkan relasi sosial antar penutur dan mitra tutur, tempat yang merujuk pada lokasi relatif, waktu yang berkaitan dengan saat terjadinya tuturan, wacana yang merujuk pada kohesi teks, dan sosial yang mencerminkan hierarki, usia, serta norma kesopanan. Kata Kunci: Deiksis, Sosiopragmatik, Bahasa Lauje |