Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulDiksi Dalam Syair Dero Tradisional
Nama: SITI AMINAH
Tahun: 2026
Abstrak
Syair Dero dalam masyarakat Pamona merupakan bagian penting dari tradisi lisan yang tidak hanya berfungsi sebagai pengiring tarian, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai budaya, sosial, dan spiritual melalui pilihan diksi yang khas. Ragam diksi dalam syair Dero mencerminkan relasi masyarakat Pamona dengan alam, kekerabatan, dan kepercayaan, serta memiliki fungsi estetis, simbolik, dan komunikatif yang dapat dikaji melalui pendekatan stilistika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam diksi dan makna dalam syair Dero tradisional sebagai upaya pelestarian budaya dan pengembangan kajian sastra lisan. Jenis penelitian adalah deskripsi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif berupa teks lisan syair Dero tradisional masyarakat Pamona. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis data adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ragam diksi terdiri dari diksi makna yang memadukan makna denotatif dan konotatif secara harmonis. Makna denotatif menghadirkan gambaran konkret kehidupan sehari-hari, sedangkan makna konotatif memperdalam dimensi emosional dan spiritual melalui simbol dan metafora. Perpaduan ini menunjukkan kecanggihan bahasa Pamona dalam menyeimbangkan realitas dan makna simbolik. Dari aspek leksikal, penggunaan sinonim, antonim, polisemi, serta hipernim hiponim membentuk struktur makna yang berlapis, sekaligus memperkaya irama dan penegasan emosi. Sementara itu, berdasarkan konteks penggunaan, diksi formal, informal, dan puitis memperlihatkan bahwa syair Dero mampu menjangkau ranah religius, sosial, personal, dan kultural secara menyeluruh. Makna syair Dero mengandung nilai religius, persaudaraan, perjalanan hidup, kesetiaan, kasih sayang, hingga refleksi perpisahan. Nilai-nilai tersebut merepresentasikan karakter masyarakat Pamona yang menjunjung tinggi iman kepada Tuhan, solidaritas sosial, kesopanan, kehalusan budi, serta keteguhan batin dalam menghadapi dinamika kehidupan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up