| JudulANALISIS SIMBOL VERBAL DAN NONVERBAL DALAM TARIAN ADAT TOROMPIO PADA SUKU PAMONA : KAJIAN ETNOSEMIOTIKA |
| Nama: MEILYN WOWOR |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Meilyn Wowor 2025. "Analisis Simbol Verbal dan Nonverbal dalam Tarian Adat Torompio pada Suku Pamona: Kajian Etnosemiotika" Dosen Pembimbing (1) Syamsuddin (2) Agustan Tarian Torompio bukan hanya bentuk ekspresi seni, tetapi juga simbol komunikasi budaya yang kompleks dalam masyarakat Suku Pamona di Poso. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk simbol verbal dan nonverbal, makna simbol, serta fungsi simbol dalam Tarian Torompio ditinjau dari perspektif etnosemiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnosemiotika dengan metode kualitatif deskriptif etnografi. Data diperoleh melalui observasi pementasan tari, wawancara dengan penari dan tokoh adat, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara interpretatif sebagai sistem tanda budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol verbal berupa syair dan simbol nonverbal berupa gerak, formasi, busana, dan musik merupakan satu kesatuan yang menyampaikan pesan moral, sosial, dan spiritual. Syair Torompio mengandung nilai cinta, keserasian, ketulusan, dan penghormatan terhadap leluhur, sedangkan gerak tari mencerminkan kebersamaan, komitmen, dan persatuan. Ditinjau dari perspektif etnosemiotika, simbol-simbol tersebut merepresentasikan hubungan manusia dengan alam, leluhur, dan Sang Pencipta. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Tarian Torompio berfungsi sebagai media komunikasi kosmologis, sarana pewarisan nilai budaya, serta peneguh identitas kolektif masyarakat Pamona. Kata kunci: etnosemiotika, simbol verbal dan nonverbal, Tarian Torompio, budaya Pamona |