Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulTINDAK TUTUR DIREKTIF KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU DI SMA NEGERI 1 BANAWA : KAJIAN SOSIOPRAGMATIK
Nama: FINARTI
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan tindak tutur direktif kepala sekolah terhadap guru di SMA Negeri 1 Banawa. Kajian difokuskan pada bentuk dan fungsi tindak tutur direktif yang digunakan kepala sekolah dalam berinteraksi dengan guru di SMA Negeri 1 Banawa. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji gaya bahasa yang digunakan kepala sekolah ketika menyampaikan tuturan kepada guru dalam konteks formal maupun komunikasi sehari-hari di lingkungan sekolah. Tindak tutur direktif dipahami sebagai bentuk tindakan berbahasa yang bertujuan memengaruhi mitra tutur agar melakukan sesuatu sesuai dengan maksud penutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui perekaman, observasi, teknik catat, serta transkripsi data dengan cara mendengarkan dan mencatat seluruh bentuk tuturan kepala sekolah kepada guru di SMA Negeri 1 Banawa. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian dan verifikasi, hingga kesimpulan akhir. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan enam bentuk tindak tutur direktif yaitu yaitu permintaan, pernyataan, perintah, larangan, pemberian izin, dan menasihati, sedangkan fungsi tindak tutur direktif ada delapan yaitu permintaan, pernyataan, perintah, larangan, pemberian izin, menasihati, dan ajakan, yang digunakan dalam komunkasi antara kepala sekolah dan guru,. Selain itu, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa dalam proses komunikasi di lingkungan SMA Negeri 1 Banawa, kepala sekolah menerapkan variasi gaya bahasa yang disesuaikan dengan konteks sosial, hubungan interpersonal, serta peran yang melekat pada masing-masing mitra tutur. Pola kesantunan dalam bertutur tampak beradaptasi dengan karakteristik lawan tutur, sehingga bentuk dan gaya penyampaian direktif oleh kepala sekolah cenderung bersifat situasional dan berubah sesuai kebutuhan konteks komunikasi yang terjadi. Kata Kunci : Tindak Tutur Direktif, Kepala Sekolah, Guru, Sosiopragmatik

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up