| JudulANALISIS STRUKTUR, MODEL PENYUTRADARAAN NASKAH DRAMA SUMUR TANPA DASAR KARYA ARIFIN C NOER “STUDI KASUS PEMENTASAN” DAN IMPLIKASI DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X |
| Nama: DILI SWARNO |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Dili 2022. “Analisis struktur, tekstur dan model penyutradaan naskah drama sumur tanpa dasar karya arifin c. noer “studi pementasan” dan implikasi dalam mata pelajaran bahasa indonesia kelas XI” Program studi magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universita Tadulako. Pembimbing 1 Gazali Lembah dan pembimbing II Ulinsa. Pertunjukan seni drama merupakan sebuah karya seni pertunjukan yang berangkat dari karya sastra drama. Sastra drama merupakan sebuah karya sastra yang menekankan pada bangunan dialog tiap tokoh untuk menciptakan peristiwa dan pesan yang ingin disajikan. Dalam penyajian sastra drama kedalam bentuk seni pertunjukan drama, maka dibutuhkan seorang sutradara untuk menyusun sebuah konsep pertunjukan. Konsep pertunjukan sutrad ara dapat dilakukan melalui analisis struktur yakni: tema, alur, penokohan, latar, bahasa,dan amanat. Berikutnya adalah analisis tekstur yang berupa dialog, spektakel, dan mood. Struktur dan tektur drama itulah yang menjadi pijakan dasar sutradara untuk menentukan bagaimana tata panggung, tata cahaya, tata kostum, tata rias, tata bunyi, bloking, hingga pada pemilihan gaya dan aliran pementasan. Kata Kunci :Sastra drama, sutradara, struktur drama, tekstur drama, konsep penyutradaraan. |