| JudulANALISIS ANAFORA DAN KATAFORA DALAM DIALOG FILM INDONESIA |
| Nama: SITI MUSDALIFAH ABD. GANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk dan fungsi anafora dan katafora dalam dialog film “Dia Angkasa” kajian pragmatik. Terlepas dari kepopuleritasannya film ini masih menjadi topik yang kurang dieksplorasi sebagai objek yang belum banyak dikaji secara akademik khususnya di kajian pragmatik, serta adanya kombinasi konsep antara anafora dan katafora dengan pendekatan pragmatik dalam satu penelitian menjadi potensi untuk penelitian baru. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan pengumpulan data melalui teknik simak, catat, dan juga dokumentasi dialog dalam film terebut. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik dari pendekatan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan juga penarikan kesimpulan. Hasil temuan data penelitian menunjukan bahwa film ini menggunakan dua belas rujukan anafora yang terbagi menjadi enam pronomina persona, dan enam pronomina demonstratif. Sementara rujukan katafora terdapat tujuh data yang terbagi menjadi enam pronomina persona, dan satu pronomina demonstratif. Kedua acuan ini memiliki fungsi untuk menghindari pengulangan kata yang sama sehingga menciptakan efisiensi bahasa, menjaga kesinambungan alur cerita, serta disetiap bentuk pronominanya memiliki fungsi yang berbeda, dimana pronomina persona merujuk ke satu orang atau lebih dalam lingkup percakapan, sedangkan pronomina demonstratif menjadi alat untuk menunjuk ke sesuatu yang sudah disebutkan atau yang baru akan disebutkan. Dengan demikian penelitian ini menggambarkan bahwa unsur pragmatik terkhususnya anafora dan katafora berperan besar untuk menciptakan makna yang mendalam, serta menjaga kesinambungan cerita, dan mengefisiensikan bahasa. |