| JudulTindak Tutur Dalam Wacana Kelas Di SMP Negeri 12 PALU |
| Nama: ALYA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur dalam wacana kelas di SMP Negeri 12 Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data berupa tuturan lisan yang dikumpulkan melalui teknik rekam, teknik simak bebas cakap, dan teknik catat di kelas IX A dan IX B. Analisis data penelitian dilakukan melalui model Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk tindak tutur asertif ditemukan tiga bentuk tindak tutur yaitu menyatakan, memberitahukan, menjelaskan, tindak tutur komisif ditemukan satu bentuk tindak tutur yaitu berjanji, tindak tutur direktif ditemukan enam bentuk tindak tutur yaitu permintaan, nasihat, larangan, perintah, bertanya, pemberian izin, tindak tutur ekspresif ditemukan lima bentuk tindak tutur yaitu meminta maaf, terima kasih, memuji, mengeluh, menyindir, dan tindak tutur deklaratif ditemukan tiga bentuk tindak tutur yaitu memutuskan, membatalkan, menghukum. Kemudian ditemukan dua puluh dua fungsi seperti menyatakan, memberitahukan, menjelaskan, menjanjikan, meminta, menasihati, melarang, mencegah, memerintah, menyuruh, mengharuskan, bertanya, menyetujui, membolehkan, meminta maaf, terima kasih, memuji, mengeluh, menyindir, memutuskan, membatalkan, dan menghukum. Penelitian ini berdampak penting dalam memperbaiki cara berkomunikasi dalam pembelajaran. Dengan memahami dan menerapkan variasi tindak tutur secara seimbang, interaksi di kelas tidak lagi bersifat satu arah, melainkan menjadi dialogis dan partisipatif. Kata Kunci: Tindak tutur, Wacana kelas, Pragmatik, SMP Negeri 12 Palu, Bentuk, Fungsi |